Selasa, 20 Desember 2016

Samsung Sematkan Sensor Fingerprint di Punggung Galaxy S8

Satu diantara isu yang saat ini tengah hangat diperbincangkan sudah pasti si cikal bakal Galaxy S7 yang diberitakan bakal dihadirkan selanjutnya th. muka. Ponsel canggih ini isunya bakal mengadopsi model oleh display penuh maka tidak bakal ngangkut tombol fisik home misal sebagian hp selanjutnya biasanya.

Apa bila hal semacam ini sepertinya ini membuktikan kebenarannya, jadi yang lalu jadi pertanyaan merupakan dimanakah Samsung bakal dilengkapi optik sidik jari di Galaxy S8?



Lihat desainnya yang tanpa ada tombol home itu, terdapat peluang yang menjelaskan Samsung akan memposisikan optik pemindai sidik jari itu di sektor bagian belakang bentuk Galaxy S8. Hal semacam ini sebab berdasarkan berita eksperimen perdana oleh dilengkapi optik fingerprint di sektor muka handphone tidaklah akurat.

Apa bila hal itu ini membuktikan kebenarannya, jadi Galaxy S8 bakal sama oleh handset anyar buatan Google, yakni Piksel serta Piksel XL sebab keduanya mempunyai optik sidik jari yang terdapat dibawah camera primernya. Bukanlah tidak mungkin saja, apa bila ponsel canggih terbaru Samsung ini nanti pula bakal jadi penantang tangguh untuk ke-2 ponsel canggih itu.

Apa bila Samsung betul-betul menempatkan optik sidik jari di sektor punggung besutan Galaxy S8, jadi perusahaan berasal dari Korea Selatan itu nanti tidak butuh sekali lagi dilengkapi optik ultrasonic fingerprint yang pernah dijagokan bakal diusung lewat piranti barunya itu.

Disamping itu, perusahaan ponsel canggih kompetitornya Apple beritanya tetap bakal ada oleh kecanggihan itu dibawah monitor iPhone 8. Kepada di ketahui, iPhone 8 adalah ponsel canggih anyar yang saat ini tengah diperkembang dengan Apple. Ponsel canggih yang disebut suksesor iPhone 7 ini disebut-sebut sepertinya bakal jadi lawan tangguh besutan handphone anyar punya Samsung, Galaxy S8.

Terkecuali ada oleh optik sidik jari yang terdapat di sektor bagian belakang bentuk, S8 pula diakui bakal ngangkut optik irislah misal yang unggul dulu disematkan selanjutnya piranti Samsung yang lain, yakni Galaxy Note 7. Walau optik irislah ini belum sepopuler fingerprint tetapi cara Samsung kepada membubuhkannya di S8 lumayan dapat di terima logika. Pasalnya, mungkin Samsung menginginkan kembali memulihkan keyakinan beberapa pemakai Note 7 yang pernah kecewa sebab insiden ledakan itu.

Jumat, 09 Desember 2016

Samsung Bakal ‘Musnahkan’ Galaxy Note 7 Lewat Update Software!

Kekecewaan Samsung bagi 'produk gagal' bikinannya, yaitu Samsung Galaxy Note 7 nampaknya belum hilang benar. Di ketahui, terakhir perusahaan ponsel canggih berasal dari Korea Selatan itu punya niat kepada mengakhiri karier Samsung Galaxy Note 7 oleh meluncurkan up-date software teranyarnya. 

Walau termasuk 'tak biasa' satu perusahaan ponsel canggih menginginkan menerbitkan software kepada mematikan piranti bikinannya sendiri. Tetapi, sekurang-kurangnya cara tersebut yang konon akan dikerjakan Samsung bagi Samsung Galaxy Note 7 kurun waktu dekat ini. 



Singkat narasi, Samsung kesempatan ini punya niat kepada memusnahkan semuanya piranti Samsung Galaxy Note 7 yang sampai saat ini belum dikembalikan dengan beberapa pemiliknya di Amerika Serikat. Maka, Samsung Galaxy Note 7 dengan cara keseluruhan dapat berhenti beroperasi serta tidak dapat sekali lagi dipakai. Sistem 'pembunuhan' masal selanjutnya Samsung Galaxy Note 7 tersebut gagasannya akan dikerjakan dengan cara remote melalui up-date mematikan tadi. 

Demikian beberapa pemakai Samsung Galaxy Note 7 yang tetap aktif mendownload pembaruan software, Samsung Galaxy Note 7 bakal di buat tidak dapat lakukan sistem charging. Maka, Samsung Galaxy Note 7 cepat atau lambat bakal kehabisan tenaga serta mati kepada selama-lamanya. 

Walau demikian, Samsung tidak lakukan hal semacam itu oleh diam-diam. Beberapa waktu lalu, pihak Samsung pula sudah menerbitkan peringatan pada beberapa pemakai Samsung Galaxy Note 7 lewat satu pesan yang nampak di monitor Samsung Galaxy Note 7. Dalam pesan peringatan itu, Samsung menginformasikan apa bila berawal tanggal 15 Desember, pihaknya bakal serentak memodifikasi software kepada menghindar Samsung Galaxy Note 7 isi tenaga. 

Membahas histori, nama Samsung Galaxy Note 7 sendiri beberapa waktu lalu pernah popular bukanlah sebab spek serta keistimewaannya yang banyak dikagumi. Tetapi malah karena cacat produksi, yang mana pada akhirnya jadi menjadikan Samsung Galaxy Note 7 riskan terbakar dengan cara mendadak. Atas hal tersebut, pihak Samsung pada akhirnya impresif kembali semuanya piranti Samsung Galaxy Note 7 besutan pasaran menyeluruh sejumlah 2 x, yaitu selanjutnya permulaan September serta Oktober 2016. 

Tetapi, karena tetap saja terdapat pemakai Samsung Galaxy Note 7 yang bandel serta masih sama bersikukuh mempertahankannya. Samsung juga akirnya berencana kepada membunuh Samsung Galaxy Note 7 yang baru-baru ini tetap aktif, secara detail.